z9gV3AfgLseek8CnqUqRp2AkiAHAq7owgHlSORQ6
4 Langkah Menghadapi Perceraian Orang Tua

4 Langkah Menghadapi Perceraian Orang Tua

Langkah Menghadapi Perceraian Orang Tua - Wadah Siparmin

Mimpi buruk bagi seorang anak, bahkan setiap orang adalah melihat sebuah perkelahian yang ditimbulkan oleh orang terdekat, dalam bahasan kita kali ini adalah orang tua. Dampak dari  perkelahian tersebut berujung pada perpisahan yang mengharuskan terjadinya perceraian secara hukum. Tidak bisa dipungkiri bahwa melepaskan sesuatu yang berharga merupakan perkara pelik bagi perjalanan hidup. Tentunya, segala rintangan kehidupan haruslah kita hadapi dengan bijak, membiarkan atau bersifat menghindar adalah cara terburuk, Justru kita bisa belajar menghindari suatu masalah. 



Apapun alasannya, masalah hadir agar kita dapat belajar mengatasi dan juga memperbaiki sebagai upaya menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Bukankah pepatah mengatakan bahwa “Pengalaman adalah Guru Terbaik”. Olehnya, bagi kamu yang saat ini menghadapi permasalahan perceraian orang tua. Jangan bersedih, Berikut ini beberapa langkah yang bisa  diambil dalam menghadapi perceraian orang tua.

Langkah Dalam Menghadapi Perceraian Orang Tua


    Pertama, jika pertengkaran tersebut terjadi di depanmu, cobalah pergi menjauh. Dalam artian menghindari segala bentuk percakapan perkelahian tersebut. Sehingga, kamu tidak akan melihat momen yang sebenarnya tidak kamu inginkan. Terlebih, bisa jadi momen itu akan menjadi kenangan buruk, dengan menghindar bukan berarti kamu tidak perduli melainkan langkah awal untuk menjaga kondisi mental dirimu.

    Kedua, luangkan waktu sejenak untuk kedua orang tuamu untuk berpikir. Perkelahian dipengaruhi oleh faktor emosi khususnya pengendalian amarah yang tidak dapat dikontrol, saat perkelahian terjadi, lontaran perkataan atau tindakan yang dilakukan diluar batas keinginan pribadi. Oleh karena itu, jangan langsung menghakimi atau menanyakan penyebab kesalahan tersebut, melainkan berikan mereka waktu agar dapat berpikir dengan hati yang tenang, dan rileks.

     Ketiga, aset terbesar bagi sebuah keluarga adalah anak. Wajar, jika banyak orang tua yang rela mengorbankan apa saja demi impian anaknya. Jadi, anda adalah aset terbesar yang dapat menyatukan hubungan antara kedua orang tua anda sendiri.  Berkaitan dengan langkah selanjutnya, cobalah untuk menanyakan dari hati ke hati kepada kedua orang tua anda, Komunikasikan dengan bahasa yang baik dan santun serta tidak menghakimi. Tetaplah netral dalam bersikap untuk mencari solusi terbaik bagi kedua orang tuamu”.

     Keempat, konsultasikan solusi yang kamu miliki kepada orang terdekat dan terpercaya. Bahkan, jika anda sudah menyiapkan rencana tertentu, jangan sungkan untuk meminta bantuan mereka. Hal ini untuk menghindari segala resiko yang terjadi atau tidak diinginkan. Bukankah, mencegah lebih baik daripada mengobati? Pada kesempatan ini, anda tidak dapat bersikap egois, dengan berkonsultasi tentunya akan lebih banyak lagi pandangan dan cara baru dalam menghadapi perceraian orang tua.
Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Posting Komentar